Apa kabar Dalam Bahasa Bali

Kata apa kabar digunakan saat ingin mengetahui kondisi teman atau saudara yang sudah lama tidak kita lihat. 

dwija.my.id
Sumber : pinterest.com


apa bahasa balinya apa kabar?

Kata apa kabar sendiri terdiri dari 2 kata yaitu kata apa dan kabar kemudian di akhiri dengan tanda tanya (?) untuk menegaskan bahwa kalimat itu adalah kalimat tanya.

Apa dalam bahasa bali bisa napi, punapi, atau kenken

sedangkan kabar dalam bahasa bali bisa gatra atau tetap kata kabar tergantung kontes kalimat dan dengan siapa kita berbicara.

Bahasa balinya apa kabar adalah kenken kabare ? Atau punapi gatrane?

Sebelum kamu menggunakan dua contoh kalimat untuk menanyakan kabar dalam bahasa bali di atas, perlu di sadari dulu siapa orang yang di ajak bicara, apakah dia lebih tua dari kamu? apakah dia baru saja kamu kenal? atau dia sudah merupakan teman akrab yang sering kamu ajak?

Jika lawan bicara yang kamu ajak bicara lebih tua darimu atau baru saja kamu kenal gunakan kalimat tanya punapi gatra , karena punapi gatra adalah kalimat tanya dalam bahasa bali yang lebih halus dari kalimat kenken kabare.

Namun jika lawan bicara yang di ajak bicara sudah lama di kenal, dan sudah akrab denganmu maka kenken kabare tidak apa kamu gunakan, pastinya dia yang kamu ajak bicara pasti sudah mengerti dan menerimanya, tanpa merasa tersinggung atau direndahkan.

Apa yang harus kita jawab ketika seseorang menanyakan kabar dalam bahasa bali?

Ketika seseorang menanyakn apa kabar dalam bahasa bali, kamu sebagai lawan bicaranya bisa membalas dengan mengatakan becik dengan syarat kamu dalam kondisi sehat pada saat itu, atau mengucapkan kata ten becik ketika kamu dalam kondisi kurang baik.

Ingat selalu mengucapkan astungkara ketika  dalam keadaan baik, karena dengan mengucapkan kata itu kamu bersukur telah diberi kesehat dan mendoakan diri agar selalu dalam keadaan sehat.

Contoh penggunaan kalimat tanya apa kabar dalam bahasa bali.

Dibawah adalah contoh kalimat tanya untuk menanyakan kabar dalam bahasa bali yang bisa di gunakan untuk orang yang sudah akrab dengan, atau sudah lama kamu kenal.

Wayan: "ehh nyoman. kenken kabare man, jeg sing taen tepuk asane?" (ee nyoman, apa kabar, rasanya tidak pernah lihat akhir - akhir ini)

Nyoman: "ae nok mare maan pesu, sibuk jumah jeg uyak gae gen, astungkara becik kabar tiyange bli yan " (iya nok baru dapat keluar, sibuk di rumah banyak kerjaan. syukur kabar saya baik kakak wayan)

Sedangkan untuk orang yang lebih tua atau orang yang baru saja kamu kenal lebih sopan kalau kamu katakan seperti di bawah ini.

Kadek: "mbok yan punapi gatrane , jeg setate nyegegang sikat ten taen tepuk jani." (kakak wayan apa kabar, selalu cantik setelah lama tidak lihat.)

Wayan: "astungkara becik, jeg bise gen kadek, kadek masi patuh jeg magus magusang jani." (syukur baik, bisa saja kadek, kadek juga sama nganteng - ngantengang sekarang.)

Dan itulah tadi bahasa bali apa kabar yang bisa saya jabarkan lengkap dengan arti, cara menjawabnya serta contoh penggunaan kalimat apa kabar dalam bahasa bali.

Jika kamu ada pertanyaan seputar bahasa bali , jangan sungkan - sungkan untuk menanyakannya pada kolom komentar.